Mengapa Harus KMD? : Sebagai bekal yang matang bagi mahasiswa keguruan yang melaksanakan praktik mengajar (PPL)

24 Juni 2019

Sebagai mahasiswa keguruan, praktik mengajar menjadi sebuah kewajiban yang harus dilaksanakan oleh mahasiswa dalam prosesnya untuk memperoleh pengalaman mengajar yang matang sebelum nantinya setelah memperoleh gelar S1 bekerja sebagai guru. Sebelum menerjunkan mahasiswanya untuk melaksanakan praktik mengajar di sekolah sebuah institusi pendidikan tinggi idealnya membekali mahasiswa dengan kualifikasi kemampuan tangdibutuhkan saat menjadi mahasiswa praktikan.

Kembali kepada permendikbud no 63 tahun 2014 dan kurikulum 2013 tentang kewajiban ekstrakurikuler pramuka di sekolah dasar dan menengah, sudah barang tentu kemampuan membina menjadi kualifikasi pokok yang harus dibekali kepada mahasiswa keguruan sebelum melaksanakan praktik mengajar. Artinyan sangat tidak mungkin sekali mahasiswa praktikan yang akan melakukan praktik mengajar tidak memiliki bekal yang cukup untuk digunakan ketika diberdayakan sebagai pembina pramuka disekolah tempatnya melakukan praktik mengajar.

Sebagai penyelenggara pendidikan sekolah yang digunakan untuk praktik menginginkan partisipasi yang lebih kepada mahasiswa terutama partisipasi kegiatan sekolah seperti partisipasi kegiatan ekstrakurikuler, kegiatan tahunan sekolah (lomba hari kemerdekaan, qurban, acara hari besar, dll)

Kita bahas pemberdayaan mahasiswa praktikan pada kegiatan ekstrakurikuler. Macam macam Ekstrakurikuler yang ada ditiap sekolah bermacam macam. Sebagai contoh ekstrakurikuler yang banyak dilaksanakan oleh sekolah sekolah antara lain pramuka, PMR, PKS, dan ekstrakurikuler yang sifatnya pengembangan minat bakat siswa.

Satu satunya ekstrakurikuler yang menurut aturan pemerintah diwajibkan adalah ekstrakurikuler Pramuka. Artinya, kemampuan mahasiswa praktikan saat melaksanakan praktik mengajar yang harus dikuasai adalah kemampuan menjadi Pembina pramuka. Jika hal ini tidak dimiliki oleh mahasiswa praktikan, imbasnya adalah partisipasi mahasiswa dalam kegiatan sekolah kurang, jika partisipasi mahasiswa dalam kegiatan sekolah kurang berakibat pada nilai yang diperoleh tidaklah maksimal. Selain nilai, pengalaman selama praktik mengajar menjadi kurang, karena ketidak mampuan dalam membina peserta didik pramuka.

Partisipasi mahasiswa dalam melaksanakan praktik mengajar sangat membantu mendongkrak nilai saat melaksanakan praktik mengajar. Apabila ada kekurangan saat melaksanakan tugas pokok mengajar, keaktifan ini tentunya menjadi dasar untuk membantu menambah nilai mahasiswa. Namun apabila mahasiswa hanya fokus mengajar saja, tanpa menambah keaktifan untuk membantu pelaksanaan kegiatan sekolah, guru pamong selaku yang memiliki tugas menilai mahasiswa praktikan tidak memiliki dasar untuk menambah nilai mahasiswa. Alhasil nilai yang diperoleh adalah apa adanya.

Ingat ya kakak kakak selama praktik mengajar, pihak sekolah akan memberdayakan mahasiswa praktikan dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh sekolah. Hal ini bertujuan agar mahasiswa tidak hanya memiliki pengalaman mengajar dikelas saja namun juga memiliki pengalaman untuk melaksanakan kegiatan sekolah diluar kegiatan belajar mengajar. Jadi, selalu manfaatkan momentum kita sebagai calon pendidik dan manfaatkan kesempatan yang ada sebelum kesempatan itu diambil oleh orang lain.

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree